Alasan lain untuk intervensi
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| public good/ˈpʌblɪk ɡʊd/ | barang publik |
| non-rival/nɒn ˈraɪvl/ | non-rival |
| non-excludable/nɒn eksˈkluːdəbl/ | non-eksklusif |
| free-rider/friː ˈraɪdə/ | pencari manfaat gratis |
| demerit goods/ˈdemərɪt ɡʊdz/ | barang merugikan |
| merit goods/ˈmerɪt ɡʊdz/ | barang bermanfaat |
| asymmetric information/ˌeɪsɪˈmetrɪk ˌɪnfəˈmeɪʃn/ | informasi asimetris |
| monopoly power/məˈnɒpəli ˈpaʊə/ | kekuasaan monopoli |
Ketika pasar butuh wasit
- Bahkan pasar yang berfungsi meninggalkan celah: tidak ada yang membangun mercusuar demi keuntungan, perusahaan menyembunyikan cacat produk, dan monopoli membebankan harga berlebih.
- Di luar eksternalitas, beberapa kegagalan memberikan alasan bagi pemerintah untuk ikut campur.
Barang publik
- Barang publik bersifat non-rival (penggunaanku tidak mengurangi milikmu) dan non-eksklusif (tidak bisa mencegah orang yang menumpang gratis) — mis. penerangan jalan, pertahanan nasional.
- Pasar memproduksi terlalu sedikit barang ini karena masalah penumpang gratis, sehingga pemerintah menyediakannya.

Pembangkit listrik tenaga batubara: menghasilkan listrik dapat membebankan eksternalitas negatif seperti polusi kepada orang lain
Alasan intervensi
Pemerintah masuk ke pasar ketika keseimbangan pasar bebas bukan hasil terbaik bagi masyarakat.
Barang publik disediakan terlalu sedikit oleh pasar karena:
Non-eksklusivitas memungkinkan orang menunggang gratis, sehingga perusahaan swasta tidak bisa untung dari penyediaannya.
Orang yang menikmati barang publik tanpa membayarnya disebut penunggang ______.
Masalah penunggang gratis adalah alasan mengapa pasar kurang menyediakan barang publik.
Barang merit dan demerit
- Barang merit (kesehatan, pendidikan) dikonsumsi kurang karena orang meremehkan manfaatnya → pemerintah mendorong penggunaannya.
- Barang demerit (tembakau, alkohol) dikonsumsi berlebih karena orang meremehkan bahayanya → pemerintah menyuruh berhenti menggunakannya.

Pajak tidak langsung menggeser penawaran ke atas; beban dibagi antara konsumen dan produsen
Barang merugikan adalah barang yang:
Barang merugikan (tembakau, alkohol) dikonsumsi berlebihan; pemerintah mendiskourasikannya.
Informasi dan kekuatan pasar
- Kegagalan informasi / informasi asimetris: satu pihak mengetahui lebih banyak (penjual mobil bekas vs pembeli) → keputusan buruk.
- Kekuasaan monopoli: perusahaan dominan membatasi output dan menaikkan harga di atas tingkat kompetitif.
Informasi asimetris — "pasar lemon": pembeli tidak bisa membedakan mobil bekas baik dan buruk, sehingga menawarkan harga rendah, mobil bagus keluar dari pasar, dan kualitas runtuh.
Informasi asimetris berarti satu pihak dalam transaksi tahu lebih banyak daripada pihak lain.
Mis. penjual mobil bekas mengetahui cacat mobil lebih baik daripada pembeli.
Cocokkan setiap kegagalan pasar dengan contohnya.
Setiap satu adalah alasan terpisah mengapa pasar mengalokasikan sumber daya terlalu sedikit atau terlalu banyak.
Anda telah memahaminya
- barang publik (non-rival, non-eksklusif) diproduksi kurang → masalah penumpang gratis
- merit goods dikonsumsi kurang (dorong); demerit dikonsumsi berlebih (cegah)
- kegagalan informasi dan kekuatan monopoli adalah alasan tambahan untuk intervensi