Polusi Suara
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| Noise pollution/nɔɪz pəˈluːʃn/ | Polusi suara |
| decibels/ˈdesɪblz/ | desibel |
| hearing/ˈhɪərɪŋ/ | pendengaran |
| whale/weɪl/ | paus |
Polutan yang didengar
- Tidak semua polutan berupa zat kimia.
- Polusi suara adalah suara yang tidak diinginkan dan berbahaya.
- Lalu lintas, pesawat, mesin, dan industri semuanya menyumbang padanya.
- Suara ini paling keras dan konstan di kota-kota ramai.
Mengukur tingkat kebisingan
- Tingkat suara diukur dalam satuan desibel (dB).
- Ruangan yang tenang bersekitar 30 dB; jalan raya yang ramai sekitar 80 dB.
- Pesawat jet saat lepas landas melebihi 120 dB—sangat keras hingga menyakitkan.
- Semakin tinggi angkanya, semakin merusak suara tersebut.
Polusi suara adalah…
Polusi suara adalah suara yang tidak diinginkan dan berbahaya — dari lalu lintas, mesin, pesawat, dan lain-lain.
Bahaya bagi manusia
- Paparan suara keras selama bertahun-tahun menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.
- Kebisingan yang konstan meningkatkan stres dan tekanan darah.
- Suara bising mengganggu tidur, membuat orang merasa lelah dan tidak sehat.
- Kebisingan juga menyulitkan seseorang untuk berpikir, belajar, dan beristirahat.
Sumber atau efek polusi suara?
Kelompokkan setiap item ke dalam sumber kebisingan atau efek yang ditimbulkannya.
Kekerasan suara diukur dengan…
Tingkat bunyi diukur dalam desibel (dB) — semakin tinggi angkanya, semakin keras dan semakin merusak.
Paparan suara keras selama bertahun-tahun dapat menyebabkan kehilangan pendengaran secara permanen ____.
Paparan lama terhadap suara keras merusak telinga, menyebabkan kehilangan pendengaran secara permanen.
Bahaya bagi satwa liar
- Hewan bergantung pada suara untuk berkomunikasi dan bernavigasi.
- Mesin kapal dan sonar menenggelamkan panggilan paus.
- Kebisingan lalu lintas mengusir burung dari habitat yang baik.
- Jadi, polusi suara merugikan alam maupun manusia.
Polusi suara dapat merugikan satwa liar, seperti paus yang bergantung pada suara untuk berkomunikasi.
Suara kapal dan sonar menutupi suara yang digunakan paus untuk bernavigasi dan menemukan satu sama lain.
Pilih semua efek dari polusi suara.
Suara menyebabkan kehilangan pendengaran, stres, dan gangguan tidur. Hal ini tidak ada hubungannya dengan kualitas udara.
Polusi suara mudah diabaikan karena tidak meninggalkan residu—matikan sumbernya dan suaranya hilang. Namun efek-nya nyata dan bertahan: kehilangan pendengaran tidak bisa dipulihkan, dan kebisingan kronis meningkatkan stres dan tekanan darah selama bertahun-tahun. Selain itu, ini bukan hanya masalah manusia—kebisingan bawah air dapat mengganggu paus di seluruh cekungan samudra.
Hidup dekat bandara:
- Setiap beberapa menit sebuah jet bersiul kencang di atas kepala dengan intensitas lebih dari 100 desibel.
- Tidur keluarga terganggu malam demi malam, meningkatkan stres dan tekanan darah mereka.
- Seiring berjalannya waktu, kebisingan konstan meredupkan pendengaran mereka—kerugian permanen dari polutan yang tidak meninggalkan jejak fisik selain suara.
Polusi suara adalah suara yang tidak diinginkan dan berbahaya, diukur dalam desibel, berasal dari lalu lintas, pesawat, dan mesin. Pada manusia, hal ini menyebabkan kehilangan pendengaran permanen, stres, tekanan darah tinggi, dan gangguan tidur. Polusi ini juga merugikan satwa liar—contohnya, kebisingan kapal menenggelamkan komunikasi paus. Efeknya tetap terasa meskipun tidak ada residu yang tersisa.