Media Menggambar
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| media/ˈmiːdiːə/ | media |
| dry media/draɪ ˈmiːdiːə/ | media kering |
| wet media/wet ˈmiːdiːə/ | media basah |
| tooth/tuːθ/ | gigi permukaan |
| hatching/ˈhætʃɪŋ/ | arsiran |
| cross-hatching/krɒs ˈhætʃɪŋ/ | arsiran silang |
| stippling/ˈstɪplɪŋ/ | stippling |
Tanda pada permukaan
- Media adalah bahan yang digunakan seniman.
- Media gambar membuat tanda langsung pada permukaan — fondasi sebagian besar karya 2-D.
- Mereka terbagi menjadi tipe kering dan basah.
Kering dan Basah
- Media kering: grafit (pensil), arang, konté, kapur, dan pastel minyak.
- Media basah: pena dan tinta, kuas dan tinta, spidol.
- Kekasaran kertas (tekstur) mengubah garis dan nilai yang mungkin terbentuk.
Media menggambar kering atau basah?
Urutkan setiap media menggambar sebagai kering atau basah.
Membangun nilai dengan banyak garis sejajar disebut...
Hatching membangun nilai dengan garis sejajar; cross-hatching melapisinya.
Gigi kertas mempengaruhi tanda yang dapat dibuat media kering.
Gigi yang lebih kasar menangkap lebih banyak pigmen, memberikan tanda yang lebih berbutir dan gelap.
Membangun nilai dari banyak titik kecil disebut ____.
Stippling menggunakan titik untuk membangun nilai dan tekstur.
Pilih semua media menggambar kering.
Pensil, arang, dan pastel minyak adalah kering; kuas dan tinta adalah basah.
Cocokkan setiap teknik dengan tandanya.
Hatching = sejajar; cross-hatching = bersilang; stippling = titik-titik.
Pembuatan Tanda
- Teknik mencakup arsiran, arsir silang, titik-titik, dan penghalusan.
- Ini membangun nilai dan tekstur dari banyak tanda kecil.
- Menggambar digunakan baik untuk menyelidiki ide maupun untuk membuat karya jadi.
Menggambar bukan hanya untuk gambar jadi. Seniman menggunakan sketsa cepat untuk menyelidiki ide — menguji komposisi, mempelajari cahaya, merencanakan lukisan. Dalam portofolio AP, sketsa proses adalah bukti berharga dari pemikiran Anda, bukan sekadar sampah.
Untuk menggambar gelap, bahkan bayangan, seorang seniman menata garis arsiran sejajar, lalu menyilangkannya dengan arsir silang untuk nilai yang lebih dalam. Di atas kertas kasar (kekasaran tinggi), pensil yang sama menghasilkan tanda yang lebih berbutir dan lebih gelap daripada di atas kertas halus.
Media menggambar membuat tanda pada permukaan. Media kering (pensil, arang, pastel) dan media basah (pena, tinta, spidol) berperilaku berbeda, dipengaruhi oleh kekasaran kertas. Teknik pembuatan tanda — arsiran, arsir silang, titik-titik — membangun nilai dan tekstur.