Pola dan Pengulangan
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| repetition/ˌrepəˈtɪʃn/ | pengulangan |
| pattern/ˈpætn/ | pola |
| motif/məʊˈtiːf/ | motif |
| variation/ˌveərɪˈeɪʃn/ | variasi |
Menggunakan kembali suatu elemen
- Pengulangan menggunakan kembali sebuah elemen — bentuk, warna, atau garis.
- Pola adalah elemen yang diulang yang disusun secara terprediksi.
- Pengulangan membangun kesatuan dan irama.
Menggunakan kembali bentuk, warna, atau garis disebut ____.
Pengulangan membangun kesatuan dan irama.
Motif
- Motif adalah unit tunggal yang diulang untuk membentuk pola.
- Pola dapat berupa teratur (grid, tiling) atau tidak teratur.
- Mengubah skala atau warna motif memvariasikan pola tersebut.
Pengulangan, pola, atau motif?
Pasangkan setiap contoh dengan istilah yang paling sesuai.
Unit tunggal yang berulang untuk membentuk pola adalah...
Motif adalah unit pengulang dalam suatu pola.
Pilih semua cara pola dapat digunakan.
Pola mengisi, bertekstur, atau menjadi subjek; mereka tidak menghapus pengulangan.
Pasangkan setiap istilah dengan artinya.
Pengulangan = penggunaan kembali; motif = unit; pola = pengaturan.
Pola sebagai subjek
- Pola dapat mengisi bentuk, mendefinisikan tekstur, atau menjadi subjek itu sendiri.
- Terlalu banyak pengulangan terasa monoton.
- Variasi menjaga pola tetap menarik alih-alih membosankan.
Menambahkan variasi pada pola mencegahnya menjadi monoton.
Variasi membuat pengulangan tetap menarik.
Sebuah pola lebih dari sekadar pengulangan acak — ia memiliki susunan yang dapat diprediksi dari sebuah motif. Namun, pola yang seragam sempurna bisa menjadi monoton; memasukkan variasi (perubahan skala, warna, atau jarak) menjaganya tetap hidup dan menarik.
Satu motif daun yang diulang dalam grid membentuk pola wallpaper. Jika setiap daun dibuat identik, rasanya datar; biarkan daun-daun itu perlahan berubah warna melintasi dinding, dan pola yang sama mendapatkan kehidupan melalui variasi.
Pengulangan menggunakan kembali elemen; pola adalah motif yang diulang dalam susunan yang terprediksi. Pola dapat teratur atau tidak teratur, dan dapat mengisi, memberi tekstur, atau menjadi subjek. Variasi mencegah pengulangan menjadi monoton.