Desain Eksperimental
Diperkenalkan| English | Makna |
|---|---|
| treatments/ˈtriːtmənts/ | perlakuan |
| experimental units/ekˌsperɪˈmentl ˈjuːnɪts/ | unit eksperimen |
| placebo/pləˈsiːbəʊ/ | plasebo |
| factor/ˈfæktə/ | faktor |
| control/kənˈtrəʊl/ | kontrol |
| randomization/ˌrændəmaɪˈzeɪʃn/ | acak |
| replication/ˌreplɪˈkeɪʃn/ | replikasi |
| control group/kənˈtrəʊl ɡruːp/ | kelompok kontrol |
| blinding/ˈblaɪndɪŋ/ | buta |
Bagian-bagian sebuah eksperimen
- Sebuah eksperimen menerapkan perlakuan pada unit-unit dan mengukur hasilnya.
- Unit eksperimental: siapa atau apa yang menerima perlakuan (orang = subjek).
- Perlakuan: kondisi spesifik yang sedang dibandingkan (obat vs plasebo).
- Faktor adalah variabel penjelas yang Anda kendalikan; respons adalah apa yang Anda ukur.
Kontrol, acak, replikasi
- Kontrol: pertahankan kondisi lain tetap sama agar hanya perlakuan yang berbeda.
- Randomisasi: berikan unit ke perlakuan secara kebetulan — ini menyeimbangkan perbedaan yang tidak diketahui.
- Replikasi: gunakan cukup banyak unit (dan ulangi) agar hasil bukan sekadar kebetulan.
- Ketiga prinsip ini adalah tulang punggung setiap eksperimen yang baik.
Kelompok kontrol dan plasebo
- Kelompok kontrol tidak menerima perlakuan aktif — sebagai dasar pembanding.
- Plasebo adalah perlakuan palsu (pil gula) yang tampak nyata.
- Ini memisahkan efek sebenarnya dari perlakuan terhadap efek plasebo (membaik hanya karena percaya).
- Membandingkan perlakuan vs plasebo mengisolasi apa yang sebenarnya dilakukan oleh perlakuan tersebut.
Penyamaran
- Penyamaran menyembunyikan siapa yang mendapatkan perlakuan mana, untuk mencegah harapan membiasakan hasil.
- Tunggal-samar: subjek tidak tahu perlakuan mereka.
- Ganda-samar: keduanya subjek dan orang yang mengukur mereka tidak tahu — pengaman terkuat.
- Penyamaran mencegah harapan dan intuisi bocor ke dalam data.
Jaga ketiga prinsip tetap terpisah. Kontrol menghilangkan perbedaan luar yang diketahui; randomisasi menyeimbangkan yang tidak diketahui; replikasi (cukup unit) memastikan efeknya nyata, bukan keberuntungan. Randomisasi adalah hal yang membuat kesimpulan sebab-akibat mungkin — kontrol dan replikasi saja, tanpa itu, tidak cukup.
Menguji obat sakit kepala baru.
- Unit/subjek: pasien. Perlakuan: obat baru vs plasebo.
- Kelompok kontrol: pasien yang menggunakan plasebo. Respons: jam hingga rasa sakit hilang.
- Ganda-samar: baik pasien maupun perawat tidak tahu siapa yang mendapat obat asli → pengukuran tanpa bias.
Sebuah eksperimen memiliki unit eksperimental, perlakuan, faktor (penjelas) dan respons. Desain yang baik menggunakan kontrol, randomisasi, dan replikasi; kelompok kontrol (sering pada plasebo) adalah garis dasar, dan penyamaran (tunggal- atau ganda-samar) mencegah harapan membiasakan hasil.
Memecah unit menjadi perlakuan dan kontrol
Tugaskan unit secara acak ke setiap perlakuan (dan kontrol).
Cocokkan setiap prinsip dengan fungsinya.
Difficulty 2/5 · 140 coins + a small bonus on first completion today
Kontrol = diketahui, randomisasi = tidak diketahui, replikasi = cukup unit.
Perlakuan palsu (seperti pil gula) yang tampak nyata adalah...
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Plasebo mengontrol efek plasebo.
Baik subjek maupun orang yang mengukur tidak tahu siapa yang mendapat perlakuan asli. Ini adalah...
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Kedua belah pihak disamarkan = buta ganda.
Kelompok yang tidak menerima perlakuan aktif, digunakan sebagai dasar pembanding, adalah kelompok ___.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Kelompok kontrol adalah dasar perbandingan.
Penugasan unit secara acak ke perlakuan memungkinkan kesimpulan sebab-akibat.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Penugasan acak menyeimbangkan variabel pengganggu, memungkinkan klaim kausal.