Kelangkaan
Diperkenalkan| English | Makna |
|---|---|
| macroeconomics/ˌmækrəˌriːkəˈnɒmɪks/ | makroekonomi |
| scarcity/ˈskeəsɪti/ | kelangkaan |
| resources/rɪˈzɔːsɪz/ | sumber daya |
| factors of production/ˈfæktəz ɒv prəˈdʌkʃn/ | faktor produksi |
| land/lænd/ | tanah |
| labour/ˈleɪbə/ | tenaga kerja |
| capital/ˈkæpɪtl/ | modal |
| entrepreneurship/ˌɒntrɪprəˈnjʊəʃɪp/ | kewirausahaan |
Seluruh ekonomi dalam satu gagasan
- Makroekonomi melihat gambaran besar — ia mempelajari total produksi, total lapangan kerja, dan tingkat harga rata-rata.
- Namun hal itu berakar pada fondasi yang sama dengan setiap cabang ilmu ekonomi.
- Tidak ada negara, se kaya apa pun, yang dapat memproduksi segala sesuatu sekaligus.
- Fakta tunggal ini — kelangkaan — adalah titik awal seluruh disiplin ilmu ini.
Makroekonomi mempelajari:
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Makro memperluas pandangan ke seluruh ekonomi; mikro berfokus pada pasar individu.
Kelangkaan memaksa pilihan
- Kelangkaan berarti keinginan kita tak terbatas sementara sumber daya kita terbatas.
- Jadi setiap masyarakat harus memilih: apa yang diproduksi, bagaimana, dan untuk siapa.
- Karena sumber daya langka, setiap pilihan mengharuskan pengorbanan sesuatu.
- Bahkan negara makmur menghadapi kelangkaan — ia tidak dapat melakukan segalanya sekaligus.
Kelangkaan ada karena:
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Kelangkaan adalah kesenjangan antara keinginan tak terbatas dan sumber daya terbatas.
Negara kaya tidak mengalami kelangkaan.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Kelangkaan bersifat universal — bahkan negara kaya tidak dapat memproduksi segalanya sekaligus.
Empat faktor produksi
- Tanah — sumber daya alam seperti tanah, air, dan mineral.
- Tenaga kerja — usaha fisik dan mental manusia.
- Modal — mesin, alat, dan pabrik yang dibuat untuk menghasilkan barang lain.
- Kewirausahaan — inisiatif untuk menggabungkan faktor lainnya dan menanggung risiko.

Faktor produksi manakah?
Setiap sumber daya adalah faktor produksi — tanah, tenaga kerja, modal, atau kewirausahaan. Mengelompokkannya adalah langkah pertama dalam memikirkan kelangkaan.
Pilih semua empat faktor produksi.
Difficulty 2/5 · 140 coins + a small bonus on first completion today
Tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan adalah empat faktor tersebut.
Mesin, alat, dan pabrik yang digunakan untuk membuat barang lain adalah faktor yang disebut ______.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Modal adalah barang buatan manusia yang digunakan untuk menghasilkan barang lain.
Cocokkan setiap sumber daya dengan faktor produksinya.
Difficulty 2/5 · 140 coins + a small bonus on first completion today
Alam adalah tanah, usaha manusia adalah tenaga kerja, alat buatan adalah modal, pengambilan risiko adalah kewirausahaan.
Sebuah negara memiliki jumlah pekerja, mesin, dan hektar lahan yang terbatas.
- Gunakan mereka untuk membangun rumah sakit, maka tersisa lebih sedikit untuk jalan raya.
- Gunakan untuk barang konsumsi sekarang, maka barang modal yang dihasilkan untuk masa depan menjadi lebih sedikit.
- Setiap penggunaan sumber daya yang langka menutup peluang penggunaan lain — itulah kelangkaan bekerja.
Makroekonomi mempelajari ekonomi secara keseluruhan, namun bermula dari kelangkaan: keinginan tak terbatas, sumber daya terbatas. Kelangkaan memaksa setiap masyarakat untuk memilih apa, bagaimana, dan untuk siapa. Ekonom mengelompokkan sumber daya ke dalam empat faktor produksi — tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan.