Harfiah dan Kiasan
DiperkenalkanPerbedaan ini adalah titik awal, bukan jawaban
- Tujuannya adalah untuk membedakan antara makna harfiah dan kiasan dari kata-kata dan frasa.
- Membedakan adalah keterampilannya; memutuskan mana yang berlaku sering kali bukan tujuannya.
- Dalam puisi keduanya sering berlaku sekaligus, dan di situlah analisis berada.
Dalam sebuah puisi, “dingin” dapat melaporkan cuaca dan sambutan sekaligus.
Makna ganda menambah kompleksitas
- Kata-kata dengan makna ganda atau konotasi menambah nuansa atau kompleksitas yang dapat berkontribusi pada interpretasi teks.
- Jadi, kata yang bisa berarti dua hal bukanlah masalah yang harus diselesaikan.
- Ia adalah sumber daya, dan puisi biasanya menaruhnya di sana dengan sengaja.
Kata dengan dua kemungkinan makna dalam puisi adalah...
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Penyair biasanya meletakkannya di sana dengan sengaja.
Denotasi dan konotasi
- Makna harfiah suatu kata adalah apa yang dinotasikannya; konotasinya adalah apa yang dibawanya bersama.
- Slender (ramping) dan scrawny (kurus kering) merujuk pada hal yang hampir sama dan membawa penilaian yang berlawanan.
- Frasa CED adalah makna atau konotasi — keduanya dihitung sebagai bukti.
Denotasi, konotasi, atau kedua makna sekaligus?
Urutkan setiap observasi tentang pilihan kata.
"Slender" dan "scrawny" memiliki denotasi hampir sama tetapi konotasi yang berlawanan.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
CED menghitung kedua makna dan konotasi sebagai kontributor interpretasi.
Jangan melewati makna harfiah. Sebuah baris sering kali memiliki makna sederhana yang melakukan kerja nyata, dan pembacaan simbolis yang mengabaikannya biasanya lebih lemah, bukan lebih mendalam. Tetapkan dulu apa yang dinotasikan kata-kata tersebut; pembacaan kiasan paling kuat ketika ia berdiri di atas makna harfiah.
Sebelum membaca frasa secara kiasan, jelaskan maknanya ____.
Difficulty 1/5 · 100 coins + a small bonus on first completion today
Pembacaan kiasan paling kuat dibangun di atas pembacaan harfiah.
Mulai dari makna harfiah, selalu
- Sebelum membaca sebuah frasa secara kiasan, katakan apa maknanya secara harfiah.
- Banyak kesalahan pembacaan muncul dari melompat ke simbolisme melebihi kalimat yang memiliki makna sederhana.
- Pembacaan kiasan lebih kuat ketika dibangun di atas makna harfiah, bukan menggantikannya.
Pilih semua pertanyaan dalam langkah dua makna.
Difficulty 2/5 · 140 coins + a small bonus on first completion today
Frekuensi bukanlah sumber makna.
Pasangkan setiap pembacaan "she kept the house" dengan tipenya.
Difficulty 2/5 · 140 coins + a small bonus on first completion today
Puisi menggunakan ketiganya, dan ambiguitasnya adalah intinya.
Pengecekan dua makna
- Untuk setiap kata kunci: apa yang ditunjukkannya secara harfiah, dan apa yang disiratkannya?
- Bisakah dibaca secara harfiah di sini? Bisakah dibaca secara kiasan?
- Jika keduanya bisa, sebutkan—itulah nuansa yang ditunjuk oleh CED.
"She kept the house." Harfiah: ia melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ia mempertahankan kepemilikan setelah kematian. Kiasan: ia memelihara sesuatu yang dimiliki keluarga. Puisi ini menggunakan ketiga makna tersebut, dan ambiguitasnya adalah poin utamanya—pembaca yang memilih satu makna telah mengabaikan dua pertiga dari bukti yang ada.
Bedakan makna harfiah dan kiasan—tetapi dalam puisi keduanya sering berlaku sekaligus. Kata-kata dengan banyak makna atau konotasi menambah nuansa atau kompleksitas yang berkontribusi pada interpretasi. Tetapkan makna harfiah terlebih dahulu; pembacaan kiasan akan paling kuat jika dibangun di atasnya.